Langsung ke konten utama

Cara Cantik Ala Artis Korea


Artis Korea selalu terlihat segar dan cantik saat di atas panggung atau di depan kamera. Meski lelah seharian bekerja, tapi wajah mereka tetap terlihat cerah.

Ternyata, rahasianya ada pada cara perawatan yang dilakukan dengan telaten. Pemilihan produk yang berkualitas dan juga cara membersihkan wajah yang tepat, sangat berpengaruh pada kecantikan kulit wajah mereka.

Berikut salah satu trik, seperti dilansir Marieclaire.com, yang dilakukan oleh artis Korea saat merawat wajah mereka, yaitu sistem 4-2-4. Sistem 4-2-4 ini merupakan trik dalam mencuci wajah selama 10 menit.

Sistem 424 itu maksudnya tiga langkah yang dibagi-bagi berdasarkan waktu, yang totalnya berjumlah 10 menit. Langkah ini pertama kali dikenalkan oleh aktris cantik Bae Suzy.

Langkah pertama, yaitu empat menit pertama untuk membersihkan wajah dari kotoran. Oleskan minyak dan pijat bagian wajah untuk melancarkan sirkulasi darah lebih lancar dan untuk menghilangkan kotoran sisa makeup.

Langkah pertama itu akan sangat efektif, jika pemijatan menggunakan minyak kelapa. Atau bisa juga menggunakan minyak dari sari kacang almond.

Langkah kedua, adalah mencuci wajah dengan sabun. Tuang sabun ke telapak tangan, campur dengan air dan gosok hingga berbusa baru aplikasikan di wajah. Di tahap ini, pastikan mengusap wajah selama selama dua menit sebelum membasuhnya.

Untuk memaksimalkan langkah kedua ini, bisa gunakan sabun yang mengandung vitamin B3. Kandungan B3 dapat membantu mencerahkan kulit wajah. Langkah ketiga, agar cantik maksimal, bilas wajah selama empat menit menggunakan air hangat. Setelahnya basuh wajah sekali lagi dengan air dingin.

Gunanya air dingin adalah menutup kembali pori-pori wajah yang terbuka karena efek penggunaan air hangat. Pastikan tidak ada sabun yang tertinggal dan biarkan kering tanpa dilap dengan handuk.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penyakit Gagal Ginjal Di Indonesia Tercatat Cukup Tinggi Hingga Saat Ini

Kasus pasien dengan penyakit gagal ginjal di Indonesia tercatat cukup tinggi hingga saat ini.
DrTunggul Situmorang, SpPD-KGH, Pernefri (Perhimpunan Nefrologi Indonesia) Koordinator Wilayah Jakarta menjelaskan, berdasarkan laporan edisi ke 7 Indonesian Renal Registry di tahun 2014, 56% pasien ESRD (End Stage Renal Disease / gagal ginjal kronik)tergolong dalam usia produktif dibawah 55 tahun.
Dengan insiden tahunan sebanyak 35.000 kasus pada cuci darah, sangatlah penting untuk mengetahui penyebab dan pilihan terapi yang bisa dijalankan oleh pasien.”
“Dua faktor utama dari sakit ginjal adalah tekanan darah tinggi serta diabetes, yang merupakan penyebab dari 2/3 kasus gagal ginjal kronis," ujarnya dalam siaran pers yang diterima Bisnis.com
Pasien ESRD memiliki beberapa pilihan terapi, yang terdiri dari hemodialisis, peritoneal dialisis, serta transplantasi ginjal. Tren tersebut menjadi bukti pentingnya kesadaran akan penyakit ginjal serta pengetahuan tentang pilihan perawatan yang member…

D Gallerie Menghelat Pameran Bertajuk Frozen In Time

D Gallerie dalam waktu dekat menghelat pameran bertajuk Frozen In Time pada ajang Art Stage Jakarta, pada 11-13 Agustus mendatang di Sheraton Ballroom Gandaria City, Jakarta.
Pameran tersebut menampilkan gambar dan sketsa karya maestro seni lukis Tanah Air, yaitu Affandi, Basuki Abdullah, Batara Lubis, Fajar Sidik, Harijadi Sumadidjaja, Henk Ngantung, Hendra Gunawan, Itji Tarmizi, Lee Man Fong, Sudjana Kerton, S. Sudjojono, dan Widayat.
Dikurasi oleh Chabib Duta Hapsoro, pameran ini menyajikan gambar dan sketsa para seniman yang mengalami masa revolusi fisik. Karier artistik para seniman pada masa itu telah mewarnai dan memengaruhi pada periode tersebut. Mereka pun berperan mewarnai karakter seni rupa modern Indonesia selanjutnya.
Dalam keterangan tertulis yang dikutip dari akun @dgalleriejakarta, pameran ini mengambil perspektif pada bagaimana sketsa dan drawing telah mengabadikan cerita dan kejadian pada masa tersebut. Sebab pada masa itu sketsa dan gambar menjadi media yang paling ter…

Menunjang Keberhasilan Karir Di Masa Depan

Memiliki karier yang baik biasanya selalu sejalan dengan tingkat pendidikan. Karena itu, untuk menunjang keberhasilan karir di masa depan, tak jarang orang menginvestasikan pendidikan berkualitas sejak dini.
Untuk memproleh pendidikan terbaik, banyak orang memilih melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Selain menyesuaikan dengan minat, biasanya pemilihan sekolah luar negeri juga berkaitan dengan sistem pendidikan di negara yang bersangkutan.
Salah satu negara yang banyak dituju adalah Selandia Baru. Bersama dengan sistem pendidikannya, negara ini juga menyajikan pemandangan alam yang menakjubkan. Selain itu, Selandia Baru juga dikenal sebagai rumah bagi pendidikan yang menghasilkan lulusan dengan kualitas terbaik.
Dikutip dari keterangan pers yang diterima Bisnis, Rabu (9/08/2017), berikut lima hal yang bisa menjdi pertimbangan Anda untuk melanjutkan pendidikan ke Selandia Baru.
1. Pendidikan Kelas Dunia
Sekitar 1.000 pelajar Indonesia sedang menjalankan pendidikan di Selandia Baru, begitu…