Langsung ke konten utama

Menjadi Vegan Bukan Hanya Untuk Mencegah


Menjadi vegan bukan hanya untuk mencegah kekejaman terhadap hewan. Saat ini, semakin banyak orang mencoba pola makan vegan karena dipercaya bermanfaat untuk kesehatan.

Veganisme adalah sebuah filosofi dan gaya hidup yang peduli dan mempraktikkan kehidupan tanpa mengeksploitasi hewan.

Penolakan eksploitasi hewan itu bisa berupa penolakanmengonsumsi hewan untuk makanan, pakaian, serta penolakan uji coba pada hewan. Orang-orang yang mempraktikkan gaya hidup veganisme disebut dengan Vegan.

Ada beberapa manfaat kesehatan yang terbukti secara ilmiah jika Anda mengubah menjadi vegan. Beberapa manfaat kesehatan yang telah terbukti adalah peningkatan energi, kulit tampak lebih muda dan remaja.

Manfaat ini juga muncul pada kelompok orang yang mengonsumsi tumbuhan, karena pola makan nabati terencana kaya akan protein, zat besi, kalsium, vitamin dan mineral penting lainnya. Sumber berbasis tanaman ini rendah lemak jenuh, tinggi serat dan juga kaya antioksidan.

Ini membantu mengurangi beberapa masalah kesehatan seperti obesitas, penyakit jantung, diabetes dan kanker. Selanjutnya, salah satu cara paling efektif menurunkan karbon adalah dengan menghindari semua produk hewani.

Kehidupan berbasis tanaman adalah cara paling ramah untuk memberi makan manusia. Berikut hal-hal yang akan terjadi pada diri Anda bila menjadi vegan selama seminggu seperti dikutip dari laman Boldsky.com :

1. Berat Badan

Kehilangan berat badan adalah salah satu perubahan yang paling mencolok yang terjadi dalam waktu singkat ketika menjadi vegan. Ini cukup jelas, karena tanaman biasanya mengandung lebih sedikit kalori, dan lemak dibanding produk hewani. Vegan sering mendapati diri mereka makan lebih banyak, tapi  berat badan turun, karena konsumsi rendah kalori.

2. Peningkatan Energi

Vegan menghindari makanan olahan. Ini juga berarti menyerah pada gula olahan yang menyebabkan lonjakan gula darah dan energi. Ini akan memberi tahu Anda apa yang terjadi jika Anda menajdi vegan selama seminggu.

3. Mengurangi Junk Food

Ilustrasi/Dailyedge
Mengonsumsi lebih banyak makanan olahan membantu Anda mengembangkan keinginan untuk mengonsumsi makanan olahan yang pada umumnya kaya dengan zat-zat yang kurang baik untuk kesehatan.

Jika seseorang berhenti mengongsumi selai kacang berpengawet dan mengandung zat aditif, maka tubuh cenderung membersihkannya. Setelah beberapa lama, Anda mungkin tidak lagi ingin menikmati rasa junk food lagi.

4. Pencernaan Lebih Baik

Makanan nabati mengandung sejumlah besar serat yang membantu tubuh menghilangkan limbah dan membersihkan sistem pencernaan. Mengonsumsi sayuran hijau yang kaya serat dan kaya air dan buah-buahan padat nutrisi membantu pencernaan.

5. Menghilangkan Racun

Menjadi vegan dapat memberi efek samping yang sifatnya sementara, seperti sakit kepala dan mual, saat tubuh mulai melepaskan toksin yang tersimpan dalam cadangan lemak. Mengonsumsi sejumlah besar buah segar dan mentah akan membantu tubuh membersihkan dan membersihkan racun dengan cepat.

6. Sinus

Saat menjadi vegan, Anda juga cenderung berhenti mengonsumsi susu. Ketika masalah laktosa terhenti, Anda akan merasakan bahwa masalah sinus berkurang, juga pencernaan lebih baik.

7. Tidur Lebih Baik

Makanan yang membakar energi dengan cepat bisa membuat Anda tetap terjaga sepanjang malam. Makanan vegan seperti pisang, ubi jalar, squash, almond dan pare mengandung vitamin B6 dan triptofan yang membantu meningkatkan kualitas tidur.

8. Kanker Usus Besar

Ilustrasi/ugandacancersociety.org
Mengonsumsi makanan yang terdiri dari biji-bijian bersama dengan buah dan sayuran segar membantu mengurangi kemungkinan kanker usus besar. Inilah salah satu manfaat kesehatan utama dari vegan. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penyakit Gagal Ginjal Di Indonesia Tercatat Cukup Tinggi Hingga Saat Ini

Kasus pasien dengan penyakit gagal ginjal di Indonesia tercatat cukup tinggi hingga saat ini.
DrTunggul Situmorang, SpPD-KGH, Pernefri (Perhimpunan Nefrologi Indonesia) Koordinator Wilayah Jakarta menjelaskan, berdasarkan laporan edisi ke 7 Indonesian Renal Registry di tahun 2014, 56% pasien ESRD (End Stage Renal Disease / gagal ginjal kronik)tergolong dalam usia produktif dibawah 55 tahun.
Dengan insiden tahunan sebanyak 35.000 kasus pada cuci darah, sangatlah penting untuk mengetahui penyebab dan pilihan terapi yang bisa dijalankan oleh pasien.”
“Dua faktor utama dari sakit ginjal adalah tekanan darah tinggi serta diabetes, yang merupakan penyebab dari 2/3 kasus gagal ginjal kronis," ujarnya dalam siaran pers yang diterima Bisnis.com
Pasien ESRD memiliki beberapa pilihan terapi, yang terdiri dari hemodialisis, peritoneal dialisis, serta transplantasi ginjal. Tren tersebut menjadi bukti pentingnya kesadaran akan penyakit ginjal serta pengetahuan tentang pilihan perawatan yang member…

D Gallerie Menghelat Pameran Bertajuk Frozen In Time

D Gallerie dalam waktu dekat menghelat pameran bertajuk Frozen In Time pada ajang Art Stage Jakarta, pada 11-13 Agustus mendatang di Sheraton Ballroom Gandaria City, Jakarta.
Pameran tersebut menampilkan gambar dan sketsa karya maestro seni lukis Tanah Air, yaitu Affandi, Basuki Abdullah, Batara Lubis, Fajar Sidik, Harijadi Sumadidjaja, Henk Ngantung, Hendra Gunawan, Itji Tarmizi, Lee Man Fong, Sudjana Kerton, S. Sudjojono, dan Widayat.
Dikurasi oleh Chabib Duta Hapsoro, pameran ini menyajikan gambar dan sketsa para seniman yang mengalami masa revolusi fisik. Karier artistik para seniman pada masa itu telah mewarnai dan memengaruhi pada periode tersebut. Mereka pun berperan mewarnai karakter seni rupa modern Indonesia selanjutnya.
Dalam keterangan tertulis yang dikutip dari akun @dgalleriejakarta, pameran ini mengambil perspektif pada bagaimana sketsa dan drawing telah mengabadikan cerita dan kejadian pada masa tersebut. Sebab pada masa itu sketsa dan gambar menjadi media yang paling ter…

Menunjang Keberhasilan Karir Di Masa Depan

Memiliki karier yang baik biasanya selalu sejalan dengan tingkat pendidikan. Karena itu, untuk menunjang keberhasilan karir di masa depan, tak jarang orang menginvestasikan pendidikan berkualitas sejak dini.
Untuk memproleh pendidikan terbaik, banyak orang memilih melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Selain menyesuaikan dengan minat, biasanya pemilihan sekolah luar negeri juga berkaitan dengan sistem pendidikan di negara yang bersangkutan.
Salah satu negara yang banyak dituju adalah Selandia Baru. Bersama dengan sistem pendidikannya, negara ini juga menyajikan pemandangan alam yang menakjubkan. Selain itu, Selandia Baru juga dikenal sebagai rumah bagi pendidikan yang menghasilkan lulusan dengan kualitas terbaik.
Dikutip dari keterangan pers yang diterima Bisnis, Rabu (9/08/2017), berikut lima hal yang bisa menjdi pertimbangan Anda untuk melanjutkan pendidikan ke Selandia Baru.
1. Pendidikan Kelas Dunia
Sekitar 1.000 pelajar Indonesia sedang menjalankan pendidikan di Selandia Baru, begitu…