Langsung ke konten utama

Pesatnya Lonjakan Pertumbuhan Pembangunan Hunian


Pesatnya lonjakan pertumbuhan pembangunan hunian di kawsan Asia Tenggara, termasuk Jakarta, membuat pasar desain dan dekorasi rumah kian terbuka lebar. Lonjakan pertumbuhan properti tersebut, juga membuka peluang hadirnya tren-tren hunian maupun dekorasi yang baru dan lebih inovatif.

Merespon perkembangan tersebut di atas, PT. Citra Inovasi Strategi Exhibition menyelenggarakan pameran dekorasi rumah Homedec yang dijadwalkan pada 28 September-1 Oktober 2017 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD Tangerang, Banten.

Sales & Project Director penyelenggara Homedec Indonesia Andri Hermawan mengatakan, lonjakan pertumbuhan pembangunan hunian di kawasan Tangerang semakin pesat. Hal tersebut didukung dengan data Badan Pusat Statistik yang mengatakan pertumbuhan penduduk 0,98% setiap tahunnya atau saat ini total 2 juta lebih penduduk.

“Pertambahan penduduk membuat kebutuhan hunian juga melonjak dahsyat. Lonjakan ini membawa kesegaran bagi industri properti,” katanya dalam keterangan pers, Selasa (8/08/2017).

Dengan potensi tersebut, tambahnya, memicu hadirnya tren dekorasi terbaru yang siap bersaing dan setiap tempat tinggal pasti membutuhkan perobotan dan dekorasi untuk hunian. “Ini menunjukkan bahwa potensi industri renovasi rumah masih sangat besar dan mungkin untuk berkembang lebih lagi,” katanya.

Untuk memenuhi permintaan kebutuhan dekorasi rumah, Homedec menyediakan sarana dan ekstra ruang bagi peserta pameran untuk menampilkan desain yang inovatif dan koleksi terbaru untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Mulai dari furnitur, perlengkapan dapur, perlengkapan kamar mandi dan sanitasi, tempat tidur hingga jasa desain interior.

Tak hanya menampilkan merek internasional, Homedec juga akan menjadi wadah untuk produk lokal yang siap bersaing di industri dekorasi dan renovasi rumah. “SMESCO sebagai wadah UKM akan mewadahi produk binaannya untuk hadir di pameran, produk yang akan dipamerkan diantaranya furnitur, dekorasi dan peralatan rumah,” kata Andri.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penyakit Gagal Ginjal Di Indonesia Tercatat Cukup Tinggi Hingga Saat Ini

Kasus pasien dengan penyakit gagal ginjal di Indonesia tercatat cukup tinggi hingga saat ini.
DrTunggul Situmorang, SpPD-KGH, Pernefri (Perhimpunan Nefrologi Indonesia) Koordinator Wilayah Jakarta menjelaskan, berdasarkan laporan edisi ke 7 Indonesian Renal Registry di tahun 2014, 56% pasien ESRD (End Stage Renal Disease / gagal ginjal kronik)tergolong dalam usia produktif dibawah 55 tahun.
Dengan insiden tahunan sebanyak 35.000 kasus pada cuci darah, sangatlah penting untuk mengetahui penyebab dan pilihan terapi yang bisa dijalankan oleh pasien.”
“Dua faktor utama dari sakit ginjal adalah tekanan darah tinggi serta diabetes, yang merupakan penyebab dari 2/3 kasus gagal ginjal kronis," ujarnya dalam siaran pers yang diterima Bisnis.com
Pasien ESRD memiliki beberapa pilihan terapi, yang terdiri dari hemodialisis, peritoneal dialisis, serta transplantasi ginjal. Tren tersebut menjadi bukti pentingnya kesadaran akan penyakit ginjal serta pengetahuan tentang pilihan perawatan yang member…

D Gallerie Menghelat Pameran Bertajuk Frozen In Time

D Gallerie dalam waktu dekat menghelat pameran bertajuk Frozen In Time pada ajang Art Stage Jakarta, pada 11-13 Agustus mendatang di Sheraton Ballroom Gandaria City, Jakarta.
Pameran tersebut menampilkan gambar dan sketsa karya maestro seni lukis Tanah Air, yaitu Affandi, Basuki Abdullah, Batara Lubis, Fajar Sidik, Harijadi Sumadidjaja, Henk Ngantung, Hendra Gunawan, Itji Tarmizi, Lee Man Fong, Sudjana Kerton, S. Sudjojono, dan Widayat.
Dikurasi oleh Chabib Duta Hapsoro, pameran ini menyajikan gambar dan sketsa para seniman yang mengalami masa revolusi fisik. Karier artistik para seniman pada masa itu telah mewarnai dan memengaruhi pada periode tersebut. Mereka pun berperan mewarnai karakter seni rupa modern Indonesia selanjutnya.
Dalam keterangan tertulis yang dikutip dari akun @dgalleriejakarta, pameran ini mengambil perspektif pada bagaimana sketsa dan drawing telah mengabadikan cerita dan kejadian pada masa tersebut. Sebab pada masa itu sketsa dan gambar menjadi media yang paling ter…

Menunjang Keberhasilan Karir Di Masa Depan

Memiliki karier yang baik biasanya selalu sejalan dengan tingkat pendidikan. Karena itu, untuk menunjang keberhasilan karir di masa depan, tak jarang orang menginvestasikan pendidikan berkualitas sejak dini.
Untuk memproleh pendidikan terbaik, banyak orang memilih melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Selain menyesuaikan dengan minat, biasanya pemilihan sekolah luar negeri juga berkaitan dengan sistem pendidikan di negara yang bersangkutan.
Salah satu negara yang banyak dituju adalah Selandia Baru. Bersama dengan sistem pendidikannya, negara ini juga menyajikan pemandangan alam yang menakjubkan. Selain itu, Selandia Baru juga dikenal sebagai rumah bagi pendidikan yang menghasilkan lulusan dengan kualitas terbaik.
Dikutip dari keterangan pers yang diterima Bisnis, Rabu (9/08/2017), berikut lima hal yang bisa menjdi pertimbangan Anda untuk melanjutkan pendidikan ke Selandia Baru.
1. Pendidikan Kelas Dunia
Sekitar 1.000 pelajar Indonesia sedang menjalankan pendidikan di Selandia Baru, begitu…